KATALOG KARYA TULIS NYANYIAN SUKMA No : 2011.1024 Puisi - Keimanan © 2011-05-25 : 13:58:55 (3891 hari 00:06:43 lalu)
KRONOLOGIS KARYA : Jumlah perolehan HITS 1908 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra Jumlah Komentar : 0 Komentator Pengiring Inspirasi : lyrict-lagu-pilihan-lama Status Karya Tulis : Publish
Share
>


SOUNDTRACK
Selamat SiangThe Power to be your best
ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita
Lagu merupakan lagu pilihan MIS 2 Mutiara Sukma Ajeng dipersembahkan dengan inspirasi : Kemarin telah menjadi sejarah untuk menjadi acuan hari ini dan esok. Jangan lupakan sebab menjadi pelajaran.. Buka mata buka hati Satukan hati dan pikiran. Kastil Cinta Ku [MEMBANGUN CINTA MOMENT : 2022-01-16 06:06:29] RESENSI KARYA TULIS :
NYANYIAN SUKMA (Ajeng ,2011).-- Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah lagu
Sumber : Ajeng Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
(Kahlil Gibran - ‘Dam’ah Wa Ibtisamah’ -Setitis Air Mata Seulas Senyuman)





Indonesia,
Manajemen Mutiara Sukma
Ajeng mulai gabung sejak 4949 hari 14:05:38 lalu tepatnya 2008-07-01 00:00:00. Ajeng mempunyai motto Jangan pernah mengabaikan hal yang kecil